Ingin memberikan ASI Eksklusif, namun bunda harus pergi bekerja, apalagi dinas ke luar kota?
Ini merupakan tantangan yang luar biasa beratnya. Sedapat mungkin bayi harus disusui secara langsung oleh bunda, karena pemberian ASI secara langsung membantu terjalinnya hubungan batin bayi dengan bundanya. Namun jika memang bayi harus menyusu sedangkan bunda karena alasan kuat tidak dapat memberikan ASI secara langsung, ASI dapat diperah untuk diberikan kemudian.
ASI hasil perahan dapat disimpan untuk beberapa waktu tertentu, tergantung tempat dan cara penyimpanan. ASI yang diperah dapat bertahan disimpan pada :
ASI yang dibekukan dicairkan terlebih dahulu dengan meletakkannya di dalam lemari pendingin selama 8-12 jam sebelum digunakan, kemudian dihangatkan dengan cara memberi air hangat yang mengalir. Jangan gunakan air panas karena dapat merusak komponen imun yang terdapat dalam ASI. Jangan pernah menghangatkan ASI yang membeku dengan menggunakan microwave, karena microwave dapat mengubah komposisi ASI.
ASI yang sudah tersimpan kemudian dicairkan tidak boleh disimpan kembali, maka dari itu hangatkan ASI yang tersimpan sesuai dengan kebutuhan. Sebaiknya hangatkan ASI dalam jumlah yang tidak banyak, agar proses pencairan dan penghangatan lebih cepat.
Ini hanya ringkasan dari banyak referensi mengenai penyimpanan ASI. Coba baca referensi-referensi di bawah ini secara langsung untuk memperoleh info yang lengkap
Happy feeding!
Refefensi:
Info Sehat - serba-serbi penyimpanan ASI
Collecting and Storing breastmilk
Storing Pumped Breastmilk
[balita-anda] Tanya Tips Menyimpan ASI dan Memanaskannya
5 Responses for "menyimpan ASI"
Ayo Abril.. semangat yaa ngasih ASI full sampe 6 bulan.. Gw aja yang sering lembur bisa kok
ayo…bunda pasti bisa…..(disemangatin nih…)
test
Masih disusuin kan dede Cheryn nya???…
ASI memang yang terbaik selain hemat waktu (tidak usah cuci botol, rebus botol, dll), juga hemat uang, dan membantu ketahanan tubuh bayi…
Leave a reply